Rabu, 09 Juli 2014

AL HAYA' ALIAS MALU

Malu dalam bahasa Arab adalah Alhaya', Haya' yaitu sulit untuk memulai sesuatu karena selalu melihat kebesaran dan kehebatan serta kemampuan orang lain, padahal kekurangannya lebih dominan. Contohnya adalaah ilmu sangat sedikit, Harta masih dapat dihitung dan tidak berani menyimpan dirumah semuanya, walaupun punya harta banyak menurut matematika logika akan tetapi masih saja memerlukan orang lain untuk membantu aktifitas si kaya. pangkat dan kedudukan sangat dibatasi oleh umur, tidak satupun manusia dimuka bumi ini yang tahu kapan ajalnya tiba biarpun kaya atau miskin masih dibatasi oleh aturan, ada waktu purna tugas atau pensiun yang dibatasi orang lain dan dibatasi kesempatan. Punya strata akademik S1, S2, S3 atau tidak pernah sekolah sama sekali. Si pemalu sering mengganggap dirinya sangat kecil dan tidak berdaya.
   Padahal apabila mau menerima masukan dari orang lain, misalkan "Setiap orang mempunyai kelebihan atau anugerah disamping ada kekurangan tidak malu untuk berbuat baik." perbuatan itu merupakan jalan yang akan merubah nasibnya pada setiap episode dari perjalanan hidupnya dan salah satu ciri dari orang yang akan sukses dalam mengarungi kehidupan ini, pemalu itu sulit beradaptasi atau bergaul dengan orang lain kadang mengisolir diri, menjauhi tantangan hidup.
   Perlu diketahui setiap individu manusia punya nilai plus dan minus atau punya kurang dan lebih, sebenarnya kelebihan itu menjadi motivasi berkarya dan berkreasi, sedangkan kekurangan itu menjadi bentuk pembelajaran dan pengalaman atau langkah evaluasi diri agar tidak melakukan kesalahan dalam bentuk yang sama dikemudian hari, karena ilmu itu banyak kita serap dari orang lain, baik dari guru-guru kita dari buku-buku yang kita baca dan tela'ah isinya dari setiap buku yang dibaca, dari accident atau kejadian yang kita alami atau dari masyarakat sekitar kita, begitu juga dari fenomena kehidupan dalam komunitas kehidupan ini, yang terbanyak tentu dari pengalaman orang lain.
   Malu itu berarti pula boros waktu, benar pepatah bahasa arab "Latuakhir'Amaloka ilalghat, Ma takdir Anta'malahul Yaum" Artinya jangan engkau tunda pekerjaanmu ke hari esok , apa yang engkau mampu kerjakan hari ini.
   Malu itu membunuh karakter atau sifat yang lambat laun dapat merusak jiwa manusia, kalau kita perhatikan dalam al-Quran Allah memotivasi kita agar berkarya walaupun di mata orang lain kecil hasil karya yang kita hasilkan. Q.S Al-Baqarah atay 26 yang artinya : "Sesungguhnya Allah, tidak pernah malu untuk menciptakan semisal Nyamuk atau yang lebih besari dari nyamuk." kecil anatominya atau kecil fisiknya tapi dapat terbang kemana-mana, bahkan jumlahnya ratusan juta , jika bertelur banyak sekali walaupun umurnya tidak panjang hanya beberapa hari atau hitungan hari. Ternyata sampai hari ini tidak satupun manusia yang dapat membuat atau menciptakan benda sebesar nyamuk, dibidang apapun di dunia ini, ini adalah kualitas hidup.
Sifat malu timbul karena beberapa hal :
1. Terlalu sedikitnya Ilmu.
2. Terlalu sedikitnya pengalaman hidup.
3. Selalu melihat orang dengan kebesarannya dan kelebihannya dan selalu melihat dirinya dengan kelemahan dan kekurangan.

dalam perilaku kesehariannya : 
1. Suka mengulur waktu.
2. Sulit bergaul dengan masyarakat atau beradaptasi dengan orang lain.
3. Suka memanfaatkan orang lain, suka minta tolong dalam urusan apa saja, padahal dirinya masih mampu untuk melakukan sendiri.


Perasaan Takut (Al-Khouf) - Harus Berani

Takut atau dalam bahasa Arab adalah Alkhouf. Ummat yang beriman tidak akan pernah merasa takut dalam menghadapi segala hal, takut untuk sesuatu yang akan datang sama dengan sesuatu yang tidak pasti dan belum pasti terjadi atau belum jelas adanya, kenapa harus takut ? Padahal banyak kita ketahui bahwa sesuatu yang benar dan rasional pun banyak yang tidak berhasil apalagi tidak benar dan tidak rasional, ketakutan adalah adanya unsur pesimistis. Ini merupakan bagian dari bukhul atau tiupan syetan dan dangkalnya pemahaman nilai agama, takut ini membawa manusia menjadi lemah dalam berfikir, malas dalam bertindak dan berinisiatif serta mengulur-ulur waktu dalam setiap menyelesaikan pekerjaan dan tanggung jawabnya. Manusia yang mengaku beriman kepada Allah SWT tidak akan pernah punya rasa takut dalam dirinya karena pembela-Nya adalah Yang Maha Kuat.
Bayangkan dalam mengendalikan dunia dan seisinya hanya dibantu oleh para malaikat atas perintahNya yang tidak pernah melanggar atau bermaksiat kepada Allah SWT. Disisi Allah tidak ada yang berat, tidak ada yang sulit, jauh dari sifat mustahil yang artiya tidak dapat diselesaikan bahkan dia punya ketentuan yang tidak dapat ditiru atau dicontoholeh siapapun didunia ini yaitu Apabila berkehendak terhadap sesuatu, hanya mengucapkan "Jadilah" maka pasti akan terjadi atau terlaksana.
Kita hanya boleh takut kepada Allah dan Rasul, kepada yang lain kita tidak boleh takut dalam bentuk apapun nilai takut itu sendiri sehingga kita akan tenang dalam menghadapi segala sesuatu dalam hidup ini karena kuat dan tangguhnya jiwa membuat semua problema hidup sudah pasti dapat diselesaikan dan lambat laun pasti ada jalan keluar yang terbaik dan benar.
Maka dijelaskan dalam al-Qur'an "bahwa kekasih Allah itu, tidak pernah merasa takut dan sedih dalam menempuh jalan hidup ini". Takut itu sangat menghambat kemajuan di masa depan (Our future) yang sangat ditentukan oleh keberanian dan ketangkasan, sedih itu menambahkan penderitaan dalam hidup ini, padahal sedih itu hanya catatan dalam perjalanan sejarah masa lalu yang cukup dicatat sebagai materi evaluasi.

Senin, 07 Juli 2014

3 PENYEBAB KEBODOHAN DAN KEMISKINAN

Seluruh manusia diciptakan Allah dengan keadaan sempurna, sempurna disini yang berarti mempunyai hati nurani, akal dan pikiran. Jelas berbeda dengan makhluk Allah yang lain, berbeda dengan binatang, Jin , Syetan bahkan Malaikat pun kalah sempurna dengan manusia makanya manusia disebut makhluk sempurna sampai ada istilah seperti ini  :

"Manusia bukan malaikat, yang diciptakan untuk selalu tunduk dan patuh atas apapun perintah ALLAH"

"Manusia juga bukan iblis, yang diciptakan juga untuk selalu membangkang dan tidak mentaati atas apapun perintah ALLAH"

"Manusia itu sempurna dan istimewa, karena manusia diciptakan dengan kebebasan memilih untuk menjadi malaikat atau iblis"
 Nah itu sedikit intermezo tentang terciptanya manusia sebagai makhluk Tuhan yang paling sempurna, patutlah kita bersyukur dalam setiap keadaan dan setiap waktu akan segala nikmat yang di berikan Allah SWT kepada kita semua. Disini "Sejatine Ilmu" bukan membahas asal usul manusia atau perbandingan manusia dengan syetan atau mahkluk lainnya tapi disini kita membahas 3 Hal penyebab kebodohan dan kemiskinan, kenapa ada kebodohan dan kemiskinan jika manusia terlahir sempurna ???
Sebenarnya penyebab kebodohan dan kemiskinan terletak pada diri manusia masing-masing yang tidak bisa mengolah atau memanajemen kehidupannya. Sering sekali kita merasa lemah, tidak berdaya dan akal pikiran kita jarang digunakan untuk berfikir keras atau kurang bermanfaat.
3 Hal itu terdiri dari Malu, Malas dan Minder.
3 Hal diatas yang membuang waktu secara sia-sia, penyakit manusia yang paling akut adalah malas. Ketika seseorang sudah dilanda rasa malas yang ada adalah menunda-nunda pekerjaan, seakan-akan nanti akan mampu mengerjakannya,begitu juga dengan orang Malu tidak akan bisa menunjukkan ketrampilan dan kelebihannya karena di liputi rasa malu, kalau sudah malu pasti hal-hal positif lainnya akan Minder untuk di jalani. 3 Sifat ini harus dihindari, agar lebih jelasnya akan saya bahas satu per satu dari apa itu Malu, Malas dan Minder.