Dengan air laut yang asin itu Allah telah melindungi segala kehidupan dimuka
bumi ini. Satu perlindungan yang tak kurang penting dan hebatnya terjadinya
siang dan malam.
“Dan ia (Allah) lah yang mencampurkan 2 lautan , laut yang sangat tawar
dan laut yang sangat asin. Dan Ia jadikan antara keduanya batas dan halangan
yang tak dapat ditembus” (al-Furqan:53)
Laut tawar dalam ayat ini dimaksudkan ialah sungai-sungai, telaga-telaga dan
danau-danau yang besar tampaknya juga seperti laut.
Keasinan laut pun harus kita pikirkan dan kita pelajari untukmelihat
perlindungan Allah bagi kehidupan dan keselamatan manusia, sehingga manusia
akan bertambah beriman dengan Allah dan terhindar dari kekufuran yang menjadi
cacat terbesar dari peradaban manusia dari dulu sampai sekarang.
Bila satu persatu perlindungan Allah akan kita teruskan membicarakan dan menyelidikinya
maka tidak akan pernah ada putus-putusnya, tidak akan tamat-tamatnya dan kalau
dituliskan akan merupakan satu buku yang tebalnya antara bumi dan langit.
Berjuta-juta macam binatang besar dan kecil, berjuta-juta macam buah-buahan dan tumbuh-tumbuhan , burung dan ulat-ulat, bahkan setiap bulu yang tumbuh sekujur badan manusia akan merupakan perlindungan bagi keselamatan hidup manusia di muka bumi ini.
Manusia yang sadar akan bahaya-bahaya yang di hadapi manusia setiap saat dalam hidupnya di dunia ini, akan merasakan sedalam-dalamnya , bahwa bagaimana juga pintar dan tingginya pengetahuan manusia, bagaimana juga kuatnya dan besarnya kekuasaan yang ada ditangan manusia, namun manusia itu tidak mungkin akan sanggup dan dapat melindungi dirinya sendiri, bila tidak dengan perlindungan Allah yang amat halus dan teliti itu.
Orang yang sesadar-sadarnya akan kebutuhan manusia terhadap perlindungan Allah itu, setiap saat dia akan bermunajat, bermohon dengan seluruh jiwa dan raganya kepada Tuhan minta perlindungan demi perlindungan.
Ayat isti'adzah (A'udzu billahi minasy syaithaanir rajiim) dan lain-lain ayat yang serupanya mengajarkan kepada kita manusia, bagaimana caranya kita bermohon dan bermunajat minta perlindungan itu.
Diantara beribu-ribu bahaya yang dihadapi manusia dalam hidupnya, yang paling besar dan paling berbahaya ialah bahaya SETAN dan IBLIS. Apakah setan atau iblis itu ? kita akan bahas di pertemuan selanjutnya. Sampai Jumpa.
By : Samudera Al-Fatihah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar