MEMBERSIHKAN dan memurnikan perbuatan dari segala macam kesenangan duniawi bukanlah persoalan ringan seperti diduga banyak orang. Perbuatan semacam itu memerlukan perjuangan sungguh - sungguh dengan mengalahkan sifat egois dan membabat habis segala kesenangan pribad yang bersifat sementara. Selain itu , juga diperlukan pengawasan yang sangat ketat terhadap setiap lubang yang bisa dimasuki oleh setan. Setelah itu, seseorang harus berusaha keras menyucikan jiwa dari faktor - faktor yang mendatangkan riya, sifat gila jabatan dan suka popularitas. Karena demikian sulitnya melakukan perbuatan dengan niat ikhlas, maka wajar jika ada orang ulama ketika ia ditanya tentang amalan yang paling berat dilaksanakan, menjawab bahwa amal perbuatan yang sangat sulit tersebut adalah ikhlas. Ulama lain berkata : "membersihkan niat dari segala macam campuran itu lebih berat bagi juru dakwah daripada menyucikan amal perbuatan yang lain.".
Ulama lain berkata, "Suatu pekerjaan yang sulit dan berat dilakukan di dunia ini adalah ikhlas, sudah beberapa kali saya berusaha untuk mematahkan yang namanya riya dari dalam kalbu, namun ternyata ia tumbuh lagi dalam bentuk lain. "Bahkan ada juga ulama yang tujuannya semata-mata mencari keridhaan Allah SWT."
Kadang - kadang Anda melihat seorang pejuang yang mengira ia berjuang membela Islam dengan semangat menyala-nyala dan niat yang lurus. Namun, jika Anda mengamati hakikat niatnya di dalam hati, maka Anda mendapatkan bahwa jihadnya itu bukan untuk membela agama Islam , melainkan semata-mata untuk mencari keuntungan duniawi dengan mengenakan baju agama. Tegasnya, sebenarnya ia berjihad karena mengharapkan kemewahan di alam yang fana ini. Padahal, Allah tidak akan menerima amalan yang timbul dari hati yang tidak tulus. Demikian pula, Allah tidak akan menerima amal perbuatan yang buka karena mencari ridha-Nya. Amal perbuatan yang akan diterima-Nya adalah amal yang dilandasi keikhlasan.
Sumber Kekuatan Islam ~ Sabar - Nriman - Ngalah - Loman - Akas - Temen
Rabu, 15 Januari 2014
Kamis, 09 Januari 2014
PENGERTIAN IKHLAS
IKHLAS ialah menyengajakan perbuatan semata - mata mencari keridhaan Allah dan memurnikan perbuatan dari segala bentuk kesenangan duniawi. Dengan demikian perbuatan seseorang benar - benar tidak dicampuri oleh keinginan yang bersifat sementara, seperti keinginan terhadap kemewahan, kedudukan, harta, popularitas, simpati orang lain, pemuasan hawa nafsu, dan penyakit lainnya.
Berdasarkan pengertian ini, ikhlas adalah dampak positif dari tauhid yang sejati yaitu tindakan mengesakan Allah SWT dalam peribadatan dan memohon pertolongan. Hal ini sesuai dengan firman Allah di dalam surat Al-Fatihah, " Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan." Oleh karena itu riya sebagai lawan ikhlas dianggap sebagai perbuatan syirik sebagaimana di katakan Syaddad bin Aus r.a. "Pada masa Rasulullh saw. kami memandang bahwa riya merupakan syirik kecil."
Berdasarkan pengertian ini, ikhlas adalah dampak positif dari tauhid yang sejati yaitu tindakan mengesakan Allah SWT dalam peribadatan dan memohon pertolongan. Hal ini sesuai dengan firman Allah di dalam surat Al-Fatihah, " Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan." Oleh karena itu riya sebagai lawan ikhlas dianggap sebagai perbuatan syirik sebagaimana di katakan Syaddad bin Aus r.a. "Pada masa Rasulullh saw. kami memandang bahwa riya merupakan syirik kecil."
Langganan:
Postingan (Atom)