Kamis, 18 September 2014

Meningkatkan Kwalitas Iman



Iman dalam bentuk keyakinan dan dalam kualitas aplikasi praktek perbuatan dan amaliyah. Iman dapat menuntun menuju jalan Allah yang haq bukan jalan yang bathil,  dalam bahasa agama adalah jalan lurus atau Shirotul Mustaqim yaitu jalan kebenaran, jalan istiqomah (jalan disiplin), jalan keselamatan, jalan kebahagiaan, jalan ketenangan dan jalan kejujuran, bahkan jalan inilah yang bertujuan membela tegaknya kemanusiaan yang dapat membedakan manusia dengan binatang, dapat membedakan mana yang benar dan mana yang bathil atau tidak benar mana yang petunjuk dan mana yang bukan petunjuk (bohong). Manusia akan punya karakter atau sifat Karimah (akhlaqul Kharimah) yang dapat tumbuh dari Jiwa-jiwa  Muthmainnah (jiwa yang tenang, stabil, jiwa yang santun, terkendali dengan hidayah Allah dan Ridho Allah). nilai Rohani yang santun itu bukan berarti tidak berbuat kesalahan atau kekhilafan, namun cepat terkontrol untk kembali secepatnya ke jalan Allah dan kebenaran Tuhan yang maha segalanya.
 Iman dapat pula mendorong suksesnya pekerjaan kita dan dapat pula sebagai alat yang mengontrol sepak terjang dari apa saja yang telah kita perbuat, baik dzahir maupun bathin, baik yang kasat mata maupun yang tidak kasat mata. Iman dapat mendorong suksesnya pekerjaan kita dan dapat membawa kepada kesadaran yang mulia dan terpuji terutama bagi yang berprofesi sebagai alat perangkat hukum, dapat menunjukkan keputusan yang selalu berpihak kepada keadilan dan kebenaran.
 Penegak keadilan dan kebenaran adalah salah satu Khalifatullah yang sangat terpuji, tanpa tegaknya hukum maka rusaklah tatanan budaya, ekonomi, politik, kemasyarakatan dan lain sebagainya, kerugian dan kerusakan terjadi disana-sini tanpa mengenal waktu dan keadaan. Akan terjadi pula ketidaktenangan, kedamaian, keselamatan dan keamanan terabaikan, maka Iman harus mendapat perhatian yang serius agar pembangunan berjalan lancar dan mulus. Tegaknya hukum juga harus didukung oleh semua pihak sebagai komponen bangsa, tujuan pembangunan itu akan cepat tercapai lahir batin.
 Manusia tentunya banyak yang kurang menyadari bahwa Iman bukanlah sesuatu yang asing di telinga kita, cuma harus disadari bahwa yang sering muncul dalam kehidupan ini adalah persamaan bahasa "iman is keyakinan atau kepercayaan".  kapan kita akan terlepas dari anonim bahasa iman ini. Yakin dan percaya merupakan sesuatu yang sering ditemui, karena keduanya merupakan satu kata keputusan dalam hidup ini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar