Selasa, 23 September 2014

CARA MENGATASI PROBLEMA HIDUP

Dalam setiap kehidupan selalu ada masalah yang harus di hadapi, beberapa cara mengatasi problema hidup dari segi agama Islam yaitu :

1. Memakai Kekuatan Iman
    Iman adalah cara yang sangat Efektif untuk mengangkat masalah kepada proporsi yang benar dan akurat. Satu masalah yang kita hadapi selalu disorot sinar atau cahaya Allah (Hidayah), tidak satu peristiwa atau problema yang lepas dari kontrol yang Maha Kuat Allah SWT, sampai daun yang jatuh pun pasti diketahui-Nya , begitu penjelasan dalam Al-Qur'an.
    Dia yang menciptakan Dunia dan seisinya, mengendalikan siang dan malam dengan sangat teratur dan penuh estetika, menumbuhkan semua jenis pepohonan, memberikan kehidupan, untuk semua spesies ikan baik yang kecil maupun besar, memberikan air untuk semua kehidupan di dunia ini, tanpa air akan hancur dan mati kehidupan dunia ini, disediakan O2 agar dapat menggerakkan kehidupan manusia, binatang dan pepohonan dst. Serta menyembuhkan yang sakit, memberikan dan membagikan Rizqi serta makanan yang sangat di butuhkan manusia yang berupa protein dan vitamin, karbohidrat, mineral , kalsium dll. agar supaya aktifitas kehidupan ini berjalan dengan baik, indah serasi dan lancar.
   Keyakinan semacam ini sangat menguatkan dan memberi dorongan semangat untuk menghadapi semua persoalan hidup ini. Tidak ada kamus putus asa dalam menempuh perjalanan hidup dengan segala persoalan yang akan di hadapi, karena kita tidak pernah sendiri setiap persoalan yang dihadapi, orang lain pun sama yang mendapatkan persoalan yang sama, cuma penyelesaiannya tergantung kemampuan pribadi dan kehendak Allah SWT.

2. Menumbuhkan Kesadaran Diri
    Kesadaran diri adalah merupakan cara yang sangat efektif untuk mencapai nilai-nilai kebenaran dan keluhuran budi, perbuatan yang baik tentu atas bimbingan dan petunjuk Allah SWT dan perbuatan yang jelek itu atas inisiatif dirinya yang didorong oleh hawa nafsu dan tipu muslihat syetan yang mungkin diperkuat dengan sedikitnya Ilmu, pengalaman dan introspeksi diri.
   Perlu diketahui macam-macam ketentuan Tuhan terhadap MakhlukNya, bisa teguran bisa peringatan dapat pula nasehatNya bisa juga siksa bisa terjadi itu gambaran kecintaan Allah kepada hambanya,  Contoh :
  1. Nabi Ayyub dicoba oleh penyakit yang lama menderita sakit, padahal beliau seorang nabi, itulah tanda cinta Allah kepadanya.
  2. Nabi Yunus masuk dalam perut ikan, tetapi dapat selamat.
  3. Nabi Nuh  putra atau anaknya tidak patuh kepadanya ketika datang banjir.
  4. Baginda Nabi Muhammad SAW,  saat pergi kedesa Thaif, beliau dan ummat Islam dilempari batu sampai kedua pelipis beliau menderita luka parah dan Malaikat Jibril yang menyaksikan kejadian ini amat sangat pedih dan marah karena kekasih Allah, Nabi Muhammad disakit, ini merupakan penghinaan yang amat sangat besar, kepada baginda, menurut pandangan malaikat  Jibril tetapi tidak menurut pandangan Rasulullah, beliau malah tertegun dan kemudian mengangkat kedua tangannya seraya mendo'akan agar diampuni dosa umatnya dan diberi petunjuk oleh Allah SWT. Itulah jiwa besar dan Akhlaqul karimah.

3. Mengambil Jalan Alternatif
     Way out atau solusi adalah Jalan lain yang dapat menyelesaikan problema atau masalah, yang dihadapi. besar kecilnya masalah tergantung kematangan kita menyikapinya, kadang yang kecil bisa saja seakan-akan besar, begitu pula yang besar bisa saja menjadi sangat kecil.
  Kekuatan Iman, kematangan Ilmu, pengalaman sangat berperan pada setiap persoalan yang dihadapi memang benar proses belajar dan pembelajaran harus terus konsisten bila ingin tambah matang dalam setiap menghadapi setiap persoalan yang dihadapi, dimanapun kita berada, kapanpun itu terjadi tidak pernah bingung, salah satu kunci untuk menetralisir yang kita hadapi agar tidak suka membesar besarkan masalah adalah dengan kesadaran diri, mawas diri dan introspeksi diri adalah perwujudan untuk selalu aktif membangun kekuatan mental Oriented agar dapat bangkit dan tidak putus asa dalam menghadapi problema yang dihadapi baik dalam diri manusia itu sendiri, dalam keluarga mereka begitu pula dalam pekerjaannya dan dalam pergaulannya atau bermasyarakat, tentu sangat diperlukan evaluasi diri agar dapat memperbaiki hidup ini dengan cepat dan benar atau sesuai tuntutan Agama Islam.
   Semisal kalau sakit perut jangan beli obat untuk sakit gigi sulit untuk dapat sembuh, jika sudah beli obat yang benar dan belum sembuh maka coba berkonsultasi dengan ahli kesehatan atau dokter, begitu juga seterusnya untuk mencoba dan berusaha supaya dapat mengatasi atau menyelesaikan masalah yang dihadapi.
   Manusia yang cerdas, pandai dan cekatan tidak pernah akan kering otaknya untuk mendapatkan ide-ide dan pemikiran jitu sebagai langkah untuk mendapatkan " way out " atau jalan alternatif dalam setiap persoalan yang dihadapi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar